Dalam rangka ulang tahun Gagasmedia yang ke-12, Gagasmedia kembali menghadiahkan 12 paket buku lewat Kado Untuk Blogger. Sebelumnya, saya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun Gagasmedia!!!! #TerusBergegas. Semoga Gagasmedia menjadi penggagas imajinasi yang gagah dan segar! Sukses untuk Gagasmedia!
Siapa yang tidak ingin mendapat paket buku dari Gagasmedia?? Buku-buku dari Gagasmedia adalah favorit saya sejauh ini. Yang menjadi alasan saya memfavoritkannya adalah buku-bukunya dapat membawa imajinasi saya terbang bebas. Pun kadang menjadi sesuatu yang tak terduga. Mengejutkan. Dari buku-buku itu juga saya dapat belajar bagaimana membuat novel dan mengembangkan pengetahuan saya tentang apa "yang ada" dalam sebuah karya.
Sebagai Blogger (pemula), tentu saya tidak akan melewatkan ini karena siapa tahu saya mendapat buntelan berharga dari Gagasmedia hihihi... Doakan saja semoga saya menjadi salah satunya yang menerima buntelan tersebut. Amin
Segera saya akan menjawab 12 pertanyaan emas dari Gagasmedia
1. Sebutkan 12 judul buku yang paling berkesan setelah kamu membacanya!
2. Buku apa yang pernah membuatmu menangis, kenapa?
Buku yang membuat saya menangis adalah Sabtu Bersama Bapak. Aditya Mulya dapat membuat cerita dalam bukunya benar-benar hidup di benak saya. Bukan menangis karena sedih, mungkin. Tapi menangis karena terharu dan senang. Menangis karena pesan dari Bapak yang disampaikan sangat emosional bagi saya.
3. Apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?
Wah... untuk pertanyaan yang satu ini agak sulit untuk saya karena jika tidak karena saya lupa berarti karena banyak sekali quote-quote menarik dan menginspirasi yang sudah saya dapat dari beberapa buku yang saya baca.
Siapa yang tidak ingin mendapat paket buku dari Gagasmedia?? Buku-buku dari Gagasmedia adalah favorit saya sejauh ini. Yang menjadi alasan saya memfavoritkannya adalah buku-bukunya dapat membawa imajinasi saya terbang bebas. Pun kadang menjadi sesuatu yang tak terduga. Mengejutkan. Dari buku-buku itu juga saya dapat belajar bagaimana membuat novel dan mengembangkan pengetahuan saya tentang apa "yang ada" dalam sebuah karya.
Sebagai Blogger (pemula), tentu saya tidak akan melewatkan ini karena siapa tahu saya mendapat buntelan berharga dari Gagasmedia hihihi... Doakan saja semoga saya menjadi salah satunya yang menerima buntelan tersebut. Amin
Segera saya akan menjawab 12 pertanyaan emas dari Gagasmedia
1. Sebutkan 12 judul buku yang paling berkesan setelah kamu membacanya!
2. Buku apa yang pernah membuatmu menangis, kenapa?
Buku yang membuat saya menangis adalah Sabtu Bersama Bapak. Aditya Mulya dapat membuat cerita dalam bukunya benar-benar hidup di benak saya. Bukan menangis karena sedih, mungkin. Tapi menangis karena terharu dan senang. Menangis karena pesan dari Bapak yang disampaikan sangat emosional bagi saya.
3. Apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?
Wah... untuk pertanyaan yang satu ini agak sulit untuk saya karena jika tidak karena saya lupa berarti karena banyak sekali quote-quote menarik dan menginspirasi yang sudah saya dapat dari beberapa buku yang saya baca.
"Masa lalu akan tetap ada, kau tidak perlu
terlalu lama terjebak di dalamnya"
Di atas adalah quote yang paling
saya suka untuk saat ini.
4. Siapakah
tokoh di dalam buku yang ingin kamu pacari? Hayo, berikan alasan kenapa kamu
cocok jadi pasangannya. Hehehe.
Ini
pertanyaan kedua yang membuat saya kesulitan menjawabnya. Tentu saja karena
begitu banyak tokoh yang saya dambakan bisa menjadi pacar saya. Hehehe. Dulu,
ketika ditanya ingin punya pacar seperti apa, yang ada dalam sebuah buku
(novel), saya akan menjawab Keenan. Tokoh lembut, sedikit urakan, pintar
melukis, dan romantis dalam novel Perahu Kertas.
Tetapi,
sejak saya mengenal Julian, koki pastry yang amat-kelewat-seriusnya Afternoon
Tea dalam Walking After You, perasaan saya luluh untuk Julian. Bukan hanya
karena bisa membuat lidah merasakan sensasi dari kue-kue yang dibuat saja, tapi
Julian membuat saya gemas dengan tingkahnya yang malu-malu. Ju, panggilan
singkatnya, juga membuat berdebar-debar dengan perhatiannya yang tak biasa dan
hampir tak kentara. Karena saya orangnya penyemangat dan tidak putus asa
membuat orang yang amat-kelewat-serius untuk tertawa dalam joke saya, sudah
pasti saya cocok menjadi pasangannya Ju. Hihihi. Terlebih lagi, saya menyukai
fotografi yang artinya, Ju membuat kue-kue, saya yang akan mengabadikannya
dalam bingkai foto dan dalam perut saya.. Hihihi..
5. Ceritakan
ending novel yang berkesan dan tak akan kamu lupakan!
Kenapa
pertanyaan-pertanyaan Gagasmedia sulit-sulit untuk dijawab ya? Lebih ke arah
membingungkan. Hahaha. Satu yang menjadi favorit saya yaitu ending yang bahagia
(karena saya sejatinya tidak menyukai ending yang menyedihkan) dan itu muncul
dari Walking After You (lagi). Diceritakan dalam epilognya, tokoh utama pria
tidak mau berbicara dengan tokoh utama wanita karena tokoh utama wanita lupa
untuk menelponnya tetapi ketika tokoh wanita berbicara "aku
merindukanmu", diam-diam tokoh utama pria tersipu malu dan wajahnya
memerah. Menggemaskan.
6. Buku
pertama GagasMedia yang kamu baca, dan kenapa kamu memilih itu?
Mungkin itu
adalah Ai dari Kak Winna Efendi. Maklum, itu sudah terjadi untuk tahun yang
lama lalu dan daya ingat saya memang payah. Saya tertarik membaca awalnya
karena covernya. Saya jaruh cinta dengan cover boneka kayu jepang dan
sakuranya. Setelah itu saya membaca sinopsis di cover belakang yang membuat
saja penasaran. Sesederhana itu.
7. Dari
sekian banyak buku yang kamu punya, apa judul yang menurutmu menarik, kenapa?
Interlude
milik Mbak Windry Ramadhina. Mungkin juga ini karena saya mengidolakan Mbak
Windry. Sebelum Walking After You, Mbak Windry selalu menggunakan satu kata
yang mewakili bukunya. Menurut saya itu menarik sekali. Karena, dengan satu
kata saja Mbak Windry dapat mewakili cerita dalam novelnya. Itu saya sebut
AJAIB. Interlude sendiri berarti jeda. Pun lucu karena satu kata bisa membuat
kita penasaran dan menerka-nerka apa yang dimaksud di dalam bukunya.
8. Sekarang,
lihat rak bukumu.. cover buku apa yang kamu suka, kenapa?
Saya
menyerahkan ini kepada Walking After You lagi karena covernya yang vintage
tetapi ditambahi dengan kopi dan macaroon warna biru yang cantik. Lucu dan
simple. Terlepas dari setiap unsur biru yang saya suka, mbak Windry memberikan
clue tentang apa yang ada dalam WAY lewat covernya yang cantik. Suka sekali!
9. Tema
cerita apa yang kamu suka, kenapa?
Tidak dapat
dipungkiri lagi bahwa saya menyukai berbagai hal yang berbau percintaan.
Hehehe. Begitu pula untuk tema cerita. Tema cerita percintaan banyak sekali
dipilih oleh penulis-penulis karena mudah. Kesulitannya adalah bagaimana
penulis menuliskan sebuah cerita yang berbeda dari yang sudah-sudah sehingga
dengan mengejutkannya para pembaca tidak dapat menebak apa yang selanjutnya
akan terjadi. Tema percintaan tidak pernah habis untuk dibahas karena selalu
dan akan selalu kita temui dalam kehidupan. Bukan percintaan dalam arti sempit,
seperti kamu dan aku. Tapi juga mencakup percintaan dalam keluarga, teman,
sahabat, dan persaudaraan. Saya selalu tergelitik dalam tema tersebut. Mudah,
tetapi sulit.
10. Siapa penulis yang ingin kamu
temui, kalau sudah bertemu, kamu mau apa?
Jelas saya
ingin menemui banyak sekali penulis di luar sana, entah itu yang lokal maupun
internasional. Tidak hanya sekadar meminta tanda tangan dalam buku mereka yang
sekaligus disematkan kalimat "Salam kenal, Risna" saja. Saya ingin
juga berguru pada mereka dan meminta tips dalam membuat sebuah karya, terutama
novel. Berhubung saya pernah bertemu dengan mbak Windry (walaupun hanya satu
kali), saat ini saya ingin sekali bertemu dengan John Green dan juga Suzanne
Collins. Terdengar mustahil di telinga saya. Memang. Tapi sesuatu yang mustahil
terkadang bisa menjadi sebuah keajaiban. Semoga saja benar-benar keajaiban
suatu saat nanti.
11. Lebih
suka baca e-book (buku digital) atau buku cetak (kertas), kenapa?
Mungkin
sekarang banyak orang yang menyukai e-book karena tidak perlu membawa buku-buku
tebal lagi dan hanya perlu membawa telepon selular yang canggih. Saya memang
setuju dengan pendapat itu. Tapi entah mengapa saya lebih menyukai buku cetak. Saya
merasa buku cetak "berwujud" dibanding e-book. Selain itu, jika saya
memiliki buku cetak, saya lebih merasa seperti itu kesenangan tersendiri untuk
memilikinya apalagi jika itu buku saya sendiri (bukan meminjam). Jadi, jika
ditanya seperti itu, saya menjawab lebih suka buku cetak :)
12. Sebutkan
12 kata untuk GagasMedia menurutmu!
Keren
Banget, Kreatif, Inspiratif, Terbaik, Dan Tidak Pernah Membuat Bosan. Sukses
Selalu! :D











