Sunday, July 5, 2015

Terus Bergegas Gagasmedia

Dalam rangka ulang tahun Gagasmedia yang ke-12, Gagasmedia kembali menghadiahkan 12 paket buku lewat Kado Untuk Blogger. Sebelumnya, saya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun Gagasmedia!!!! #TerusBergegas. Semoga Gagasmedia menjadi penggagas imajinasi yang gagah dan segar! Sukses untuk Gagasmedia!



Siapa yang tidak ingin mendapat paket buku dari Gagasmedia?? Buku-buku dari Gagasmedia adalah favorit saya sejauh ini. Yang menjadi alasan saya memfavoritkannya adalah buku-bukunya dapat membawa imajinasi saya terbang bebas. Pun kadang menjadi sesuatu yang tak terduga. Mengejutkan. Dari buku-buku itu juga saya dapat belajar bagaimana membuat novel dan mengembangkan pengetahuan saya tentang apa "yang ada" dalam sebuah karya.

Sebagai Blogger (pemula), tentu saya tidak akan melewatkan ini karena siapa tahu saya mendapat buntelan berharga dari Gagasmedia hihihi... Doakan saja semoga saya menjadi salah satunya yang menerima buntelan tersebut. Amin

Segera saya akan menjawab 12 pertanyaan emas dari Gagasmedia
1. Sebutkan 12 judul buku yang paling berkesan setelah kamu membacanya!





2. Buku apa yang pernah membuatmu menangis, kenapa?
Buku yang membuat saya menangis adalah Sabtu Bersama Bapak. Aditya Mulya dapat membuat cerita dalam bukunya benar-benar hidup di benak saya. Bukan menangis karena sedih, mungkin. Tapi menangis karena terharu dan senang. Menangis karena pesan dari Bapak yang disampaikan sangat emosional bagi saya.

3. Apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?
Wah... untuk pertanyaan yang satu ini agak sulit untuk saya karena jika tidak karena saya lupa berarti karena banyak sekali quote-quote menarik dan menginspirasi yang sudah saya dapat dari beberapa buku yang saya baca.



"Masa lalu akan tetap ada, kau tidak perlu terlalu lama terjebak di dalamnya" 

 Di atas adalah quote yang paling saya suka untuk saat ini.

4. Siapakah tokoh di dalam buku yang ingin kamu pacari? Hayo, berikan alasan kenapa kamu cocok jadi pasangannya. Hehehe.
Ini pertanyaan kedua yang membuat saya kesulitan menjawabnya. Tentu saja karena begitu banyak tokoh yang saya dambakan bisa menjadi pacar saya. Hehehe. Dulu, ketika ditanya ingin punya pacar seperti apa, yang ada dalam sebuah buku (novel), saya akan menjawab Keenan. Tokoh lembut, sedikit urakan, pintar melukis, dan romantis dalam novel Perahu Kertas.

Tetapi, sejak saya mengenal Julian, koki pastry yang amat-kelewat-seriusnya Afternoon Tea dalam Walking After You, perasaan saya luluh untuk Julian. Bukan hanya karena bisa membuat lidah merasakan sensasi dari kue-kue yang dibuat saja, tapi Julian membuat saya gemas dengan tingkahnya yang malu-malu. Ju, panggilan singkatnya, juga membuat berdebar-debar dengan perhatiannya yang tak biasa dan hampir tak kentara. Karena saya orangnya penyemangat dan tidak putus asa membuat orang yang amat-kelewat-serius untuk tertawa dalam joke saya, sudah pasti saya cocok menjadi pasangannya Ju. Hihihi. Terlebih lagi, saya menyukai fotografi yang artinya, Ju membuat kue-kue, saya yang akan mengabadikannya dalam bingkai foto dan dalam perut saya.. Hihihi..

5. Ceritakan ending novel yang berkesan dan tak akan kamu lupakan!
Kenapa pertanyaan-pertanyaan Gagasmedia sulit-sulit untuk dijawab ya? Lebih ke arah membingungkan. Hahaha. Satu yang menjadi favorit saya yaitu ending yang bahagia (karena saya sejatinya tidak menyukai ending yang menyedihkan) dan itu muncul dari Walking After You (lagi). Diceritakan dalam epilognya, tokoh utama pria tidak mau berbicara dengan tokoh utama wanita karena tokoh utama wanita lupa untuk menelponnya tetapi ketika tokoh wanita berbicara "aku merindukanmu", diam-diam tokoh utama pria tersipu malu dan wajahnya memerah. Menggemaskan.

6. Buku pertama GagasMedia yang kamu baca, dan kenapa kamu memilih itu?
Mungkin itu adalah Ai dari Kak Winna Efendi. Maklum, itu sudah terjadi untuk tahun yang lama lalu dan daya ingat saya memang payah. Saya tertarik membaca awalnya karena covernya. Saya jaruh cinta dengan cover boneka kayu jepang dan sakuranya. Setelah itu saya membaca sinopsis di cover belakang yang membuat saja penasaran. Sesederhana itu.

7. Dari sekian banyak buku yang kamu punya, apa judul yang menurutmu menarik, kenapa?
Interlude milik Mbak Windry Ramadhina. Mungkin juga ini karena saya mengidolakan Mbak Windry. Sebelum Walking After You, Mbak Windry selalu menggunakan satu kata yang mewakili bukunya. Menurut saya itu menarik sekali. Karena, dengan satu kata saja Mbak Windry dapat mewakili cerita dalam novelnya. Itu saya sebut AJAIB. Interlude sendiri berarti jeda. Pun lucu karena satu kata bisa membuat kita penasaran dan menerka-nerka apa yang dimaksud di dalam bukunya.

8. Sekarang, lihat rak bukumu.. cover buku apa yang kamu suka, kenapa?
Saya menyerahkan ini kepada Walking After You lagi karena covernya yang vintage tetapi ditambahi dengan kopi dan macaroon warna biru yang cantik. Lucu dan simple. Terlepas dari setiap unsur biru yang saya suka, mbak Windry memberikan clue tentang apa yang ada dalam WAY lewat covernya yang cantik. Suka sekali!

9. Tema cerita apa yang kamu suka, kenapa?
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa saya menyukai berbagai hal yang berbau percintaan. Hehehe. Begitu pula untuk tema cerita. Tema cerita percintaan banyak sekali dipilih oleh penulis-penulis karena mudah. Kesulitannya adalah bagaimana penulis menuliskan sebuah cerita yang berbeda dari yang sudah-sudah sehingga dengan mengejutkannya para pembaca tidak dapat menebak apa yang selanjutnya akan terjadi. Tema percintaan tidak pernah habis untuk dibahas karena selalu dan akan selalu kita temui dalam kehidupan. Bukan percintaan dalam arti sempit, seperti kamu dan aku. Tapi juga mencakup percintaan dalam keluarga, teman, sahabat, dan persaudaraan. Saya selalu tergelitik dalam tema tersebut. Mudah, tetapi sulit.

 10. Siapa penulis yang ingin kamu temui, kalau sudah bertemu, kamu mau apa?
Jelas saya ingin menemui banyak sekali penulis di luar sana, entah itu yang lokal maupun internasional. Tidak hanya sekadar meminta tanda tangan dalam buku mereka yang sekaligus disematkan kalimat "Salam kenal, Risna" saja. Saya ingin juga berguru pada mereka dan meminta tips dalam membuat sebuah karya, terutama novel. Berhubung saya pernah bertemu dengan mbak Windry (walaupun hanya satu kali), saat ini saya ingin sekali bertemu dengan John Green dan juga Suzanne Collins. Terdengar mustahil di telinga saya. Memang. Tapi sesuatu yang mustahil terkadang bisa menjadi sebuah keajaiban. Semoga saja benar-benar keajaiban suatu saat nanti.

11. Lebih suka baca e-book (buku digital) atau buku cetak (kertas), kenapa?
Mungkin sekarang banyak orang yang menyukai e-book karena tidak perlu membawa buku-buku tebal lagi dan hanya perlu membawa telepon selular yang canggih. Saya memang setuju dengan pendapat itu. Tapi entah mengapa saya lebih menyukai buku cetak. Saya merasa buku cetak "berwujud" dibanding e-book. Selain itu, jika saya memiliki buku cetak, saya lebih merasa seperti itu kesenangan tersendiri untuk memilikinya apalagi jika itu buku saya sendiri (bukan meminjam). Jadi, jika ditanya seperti itu, saya menjawab lebih suka buku cetak :)

12. Sebutkan 12 kata untuk GagasMedia menurutmu!
Keren Banget, Kreatif, Inspiratif, Terbaik, Dan Tidak Pernah Membuat Bosan. Sukses Selalu! :D