Thursday, March 26, 2015

#TakutItuNyata @Bukune

Jujur saja saya orang yang penakut. Tapi setiap saya takut, saya malah penasaran dan mencoba untuk melawan rasa takut itu.

Pernah sewaktu saya mandi di siang hari (ceritanya, saya sedang malas mandi), saya mendengar derap langkah kaki yang cukup keras meski keran air saat itu saya nyalakan lumayan keras. Awalnya saya berpikir bahwa itu mungkin suara kaki ayah yang pulang bekerja untuk makan siang sejenak. Saya cukup biasa saja kali itu. Beberapa kali kembali saya dengar bunyian itu lagi yang semakin membuat saya yakin bahwa itu ayah saya.

Seusai mandi saya melongok ke ruang tamu tetapi tidak ada siapa-siapa. Ternyata saya masih sendirian. Saya mulai merinding tetapi berusaha seperti tidak ada apa-apa (walaupun dalam hati takut sekali).

Karena kantuk mendera, saya tertidur di depan televisi yang tidak menyala. 1 jam kemudian, mungkin, saya terbangun dengan kaget karena suara televisi yang kencang (untuk jarak sedekat saya dengan televisi). Anehnya, masih tidak ada orang di rumah selain saya. Mulai lah hati saya berdebar-debar. Ini bukan karena saya sedang jatuh cinta atau bertemu idola saya. Terlebih lagi saya sendirian dan ini tidak pernah terjadi sebelumnya.

Ternyata, rasa #TakutItuNyata.